Oleh: nurcholistani | Juli 4, 2007

Padi Hibrida Kebonagung Hasilkan 12 Ton per Hektar

Belum lama ini Desa Kebonagung Imogiri telah mencoba penanaman padi unggul jenis hibrida yang hasilnya cukup memuaskan. Hasil padi jenis ini ternyata mampu jauh meninggalkan angka rata-rata panen nasional yang hanya 6,5 ton per hektar,sedangkan di Kebonagung mampu menghasilkan 12 ton per hektar.

Hal demikian dikemukakan Lurah Kebonagung, Eka Supriadi di Balai Desa Wukirsari belum lama ini saat menjamu kunjungan wartawan dari berbagai media cetak. “ Karena cukup bagus hasilnya, maka kita bekerjasama dengan salah satu perusahaan untuk melakukan upaya pembenihan padi hibrida ini. Dan telah kita tanam di lahan seluas 2 hektar, “ katanya. Diharapkan pengembangan padi hibrida ini mampu meningkatkan pendapatan petani yang tak pernah ideal.

“ Kita berharap dengan adanya usaha pembenihan ini mampu menolong kesulitan petani dalam mendapatkan bibit terutama jenis unggul. Mereka para petani juga akan mampu berhemat biaya operasional bertanam padi karena bibit jadi lebih murah, “ kata Eka.

Dijelaskan oleh Eka bahwa pengembangan padi ini dilatarbelakangi keprihatinan terhadap nasib pendapatan petani yang masih terpuruk. Padahal hanya bidang pertanian yang digeluti sebagian besar masyarakat Kebonagung. Selain penanaman jenis hibrida juga ditanam padi varietas lokal dalam areal 6 hektar. Benih jenis lokal ini ternyata juga menarik. Bahkan hasil panennya sudah dibeli oleh pihak Sang Hyang Seri.

 

Wisata Pertanian

 

Mengingat pertanian jadi ikon Kebonagung. Maka seringkali desa tersebut jadi tujuan study para siswa dari luar kota Yogyakarta. Mereka terjun disawah dan belajar cara bertanam yang baik. Menyangkut hal ini, sudah ada SMA yaitu SMA 71 di Jakarta yang berniat belajar rutin bagi siswanyab di Kebonagung. Sayang kejadian gempa membuat program ini ditunda sementara waktu.

“ Setelah berlatih bagaimana cara pengolahan tanah hingga panen kita harapkan para siswa punya pengetahuan dan wawasan tentang pertanian, “ harap Eka. Sehingga mereka nantinya mampu punya bekal yang cukup tentang pertanian sehingga apabila jadi pejabat tetap memikirkan dunia pertanian.

Desa Kebonagung saat ini juga telah mempersiapkan penerimaan kunjungan para wisatawan dengan membuat masyarakatnya sadar wisata. Banyak rumah penduduk yang akan dijadikan homestay. Namun sayang fasilitas di obyek wisata air ini cukup minim sehingga perlu pembenahan segera. Untungnya masyarakat sana tak terlalu larut dengan kesedihan pasca gempa dan telah siap kembali menerima kunjungan para wisatawan.


Responses

  1. bagaimana saya dapat membeli bibitnya Padi Hibrida?

  2. saya mau tanya benih padi hibrida apa yang anda tanam?

  3. Maaf saya kurang tahu, pagi ini juga ketemu dengan mantan Lurah Kebonagung beliau juga mengaku nggak tahu jenis apa. Trims.

  4. Saya mau tanya Varietasnya apa?, perusahaan yang memproduksi hibridanya apa?


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: